Jumat, 28 Oktober 2016

Catatan Perjalanan ke Pantai Maron : Melepas Lelah di Pantai Dekat Pusat Kota



Pantai Maron adalah sebuah destinasi wisata pantai di daerah Semarang yang cukup terkenal karena lokasinya yang strategis. Bagaimana tidak, pantai ini bisa dijangkau hanya dalam waktu 20 menit berkendara dari pusat Kota Semarang. Letaknya juga dekat dengan Bandara Ahmad Yani.

Untuk mencapai Pantai Maron, wisatawan bisa memilih satu dari dua rute. Pantai ini bisa dicapai tiga kilometer dari Bandara Ahmad Yani atau 10 menit perjalanan. Rute kedua yaitu dari Perumahan Graha Padma.Dengan berjalan kaki dari ujung perumahan Graha Padma, Pantai Maron dapat dijangkau dalam waktu 30 menit.

Selama perjalanan dari pusat Kota Semarang, wisatawan akan melewati tambak-tambak petani bandeng. Kali Banger yang melintasi pinggiran kota hingga ujung Pantai Maron juga bisa menjadi pemandangan alam tersendiri.

Satu hal yang perlu diperhatikan, jalanan menuju Pantai Maron belumlah diaspal. Semua jalan terbuat dari tanah yang dipadatkan dan bergelombang. Kondisi jalan memburuk drastis apabila hujan datang. Hamparan jalan akan menjadi tanah becek dan licin.Belum ada pula kendaraan umum yang mengakomodasi hingga ke Pantai Maron sehingga pengunjung harus menggunakan kendaraan pribadi atau berjalan kaki.baca juga http://www.toconfp.org/2016/10/panduan-wisata-semarang-ke-pagoda.html

Asal nama Pantai Maron diperkirakan dari warna khas baret Penerbangan TNI Angkatan Darat (Penerbad). Pantai ini konon masih milik Penerbad walaupun sekarang ini kurang jelas siapa pengelolanya.Wisatawan akan ditarik retribusi parkir untuk masuk ke pantai. Selanjutnya, tidak dikenakan biaya tambahan.

Jumlah pengunjung Pantai Maron cukup banyak sebagai sebuah pantai yang berada di utara Pulau Jawa.Keuntungan yang dimiliki pantai-pantai di sebelah utara adalah pantainya cukup landai dan datar. Maka dari itu, pantai di utara Jawa aman untuk berenang anak-anak dan dewasa. Kondisi ini jauh berbeda dengan keadaan pantai di selatan Jawa. Pantai di sana kebanyakan terjal dan berombak besar.

Sekarang ini, keadaan Pantai Maron sedikit berubah dari beberapa tahun lalu. Awalnya, ada sekitar 30 meter lebih wilayah pantai yang bisa digunakan untuk bermain sepak bola.Warung dan lahan parkir cukup luas. Namun, saat ini, karena luas bibir pantai semakin berkurang, tidak ada lagi lahan untuk bermain sepak bola pantai. baca juga http://www.toconfp.org/2016/10/catatan-perjalanan-ke-curug-benowo.html

Terlepas dari perubahan muka pantai, Pantai Maron masih layak dikunjungi untuk memburu keindahan matahari terbit dan senja. Pasir pantai coklat kehitaman bisa untuk membuat istana pasir. Siluet-siluet manusia yang diciptakan oleh sinar matahari senja sangat fotogenik untuk diabadikan dalam lensa kamera.

Jika ingin mendapatkan suasana pantai yang tidak terlalu ramai, wisatawan bisa menghindari “jam-jam sibuk” yaitu hari Sabtu-Minggu dan hari libur. Pantai ini layak masuk sebagai destinasi wisata pantai pilihan Kota Semarang.



This entry was posted in

0 komentar:

Poskan Komentar